PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama Juni 2021 komoditas utama yang diekspor Kalteng ke berbagai negara yaitu batu bara yang masuk dalam kelompok bahan bakar mineral, minyak kelapa sawit kelompok lemak dan minyak hewani/nabati, emas kelompok perhiasan/permata, dan kayu kelompok kayu serta barang dari kayu.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro dalam rilisnya menebutkan jika dibanding pada bulan sebelumnya, nilak ekspor selama Juni 2021 mengalami penurunan untuk semua golongan barang, kecuali kelompok berbagai produk kimia, ampas/sisa industri makanan, dan bahan nabati untuk anyam-anyaman.

"Ekspor bahan bakar mineral mengalami penurunan terbesar senilaibUS$ 48,11 juta atau 26,36 persen. Sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada kelompok berbagai produk kimia yakni US$ 1,30 juta atau 87,84 persen," ucapnya, Rabu, 4 Agustus 2021.

Kelompok komoditas lainnya yang juga ikut menurun nilai ekspornya adalah perhiasan/permata senilai US$ 12,76 juta atau 52,58 persen; bijih, terak, dan abu logam US$ 4,54 juta atau 39,44 persen, lemak dan minyak hewani/nabati US$ 2,69 atau 6,55 persen; karet dan barang dari karet senilai US$ 1,15 juta atau 12,45 persen; kayu dan barang dari kayu senilai US$ 0,52 juta atau 4,55 persen; serta beberapa komoditas yang tergolong dalam golongan barang lainnya, terutama pada komoditas bahan kimia anorganik menurun senilai US$ 0,27 juta.

Sementara komoditas lainnya yang mengalami peningkatan yakni bahan nabati untuk anyam-anyaman dan ampas/sisa industri makanan yang masing-masing meningkat senilai US$ 1,05 juta dan US$ 0,17 juta.

--page

Jika dibandingkan kondisi Juni 2020, nilai ekspor semua golongan barang pada pada bulan Juni 2021 mengalami kenaikan, kecuali bijih, terak, dan abu logam; perhiasan/permata; serta karet dan barang dari karet.

Kemudian untuk komoditas bahan bakar mineral mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar yakni senilai US$ 70,06 juta atau 108,87 persen, dan diikuti oleh komoditas lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$ 17,27 juta atau 81,73 persen, dan komoditas berbagai produk kimia senilai US$ 2,78 juta.

Disisi lain bijih, terak, dan abu logam mengalami penurunan nilai terbesar yakni US$ 6,28 juta atau 47,40 persen. Ekspor perhiasan/permata serta karet dan barang dari karet masing-masing mengalami penurunan senilai US$ 1,49 juta atau 11,46 persen dan US$ 0,12 juta atau 1,46 persen.

Apabila dihitung dari bulan Januari–Juni 2021, ekspor Kalteng masih didominasi oleh komoditas bahan bakar mineral berupa batu bara senilai US$ 857,77 juta dan berkontribusi sebesar 60,62 persen dari total ekspor.

Komoditas lemak dan minyak hewani/nabati; perhiasan/permata; kayu dan barang dari kayu; serta karet dan barang dari karet berkontribusi sebesar 32,62 persen.

Dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai ekspor sebagian besar komoditas mengalami kenaikan, kecuali komoditas bijih, terak, dan abu logam yang menurun senilai US$ 38,59 juta atau 41,16 persen. Kenaikan terbesar terjadi pada komoditas bahan bakar mineral yang meningkat senilai US$ 267,28 juta atau 45,26 persen. (DONNY D/B-6)