SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bersama TNI/Polri, dan pihak lainnya terus berupaya untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Hal ini dilakukan sebagai langkah agar musibah karhutla di daerah ini tidak terjadi dan hingga saat ini ancaman Karhutla masih terkendali. 

"Memang ada beberapa titik terjadi Karhutla, namun dapat dipadamkan dan hingga saat ini alhamdulillah masih aman," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Rabu, 04 Agustus 2021. 

Bebrapa hari lalu kebakaran lahan terjadi di Kecamayan Antang Kalang dan Mentaya Hulu, sedangkan di perkotaan terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Pelita, dan wilayah Kecamatan Baamang. 

Kebakaran tersebutpun sudah dapat tertangani, dari pihak tim Satgas Karhutla Kabupaten dan juga kecamatan. Rata-rata, api muncul akibat ketidaksengajaan pemiliknya. 

--page

"Selain itu, ada juga terpantau titik hostpot, namun ternyata hanya pantulan cahaya panas," kata Jakin. 

Meski begitu pihaknya saat ini terus melakukan patroli ke sejumlah titik yang rawan terjadi Karhutla sebagai upaya antisipasi, sehingga tidak terjadi kebakaran lahan yang begitu besar. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)