BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit menanggapi desakan warga yang meminta pihaknya segera menangkap buaya di perairan sekitar kota.
Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah menjelaskan, penangkapan buaya yang belakangan muncul di Sungai Mentaya belum dapat dilakukan. Sebab, buaya selalu muncul di tengah sungai dan lokasinya tidak tetap di satu titik.
"Kemunculannya di tengah sungai, jadi sulit kami mau pasang perangkap. Mau dikaitkan dimana perangkapnya. Ditambah lagi buaya ini makhluk hidup yang bergerak. Lokasinya berpindah-pindah, " jelas Muriansyah, Sabtu, 7 Agustus 2021.
Dia menambahkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam prosedur penangkapan buaya. Di antaranya kemunculan buaya di dekat tepi sungai lebih dari satu kali pada lokasi yang berdekatan.
Selanjutnya ada faktor penyebab munculnya buaya di lokasi tersebut. Misalnya ada kandang ternak di dekat sungai atau ada sampah yang dibuang di sekitar lokasi tersebut.
--page
"Nah kita harus tahu penyebabnya kemunculan buaya dulu. Kalau kita tidak bisa menghilangkan penyebab, maka sekalipun buaya yang ada ditangkap akan datang lagi buaya-buaya yang lain," katanya.
Muriansyah berharap warga bersabar dan terus berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Pihaknya terus memantau keberadaan buaya. Sampai akhirnya bisa menemukan lokasi yang tepat untuk pemasangan perangkap atau pancing buaya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









