BORNEONEWS, Sampit - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Sampit memastikan stok beras di Kotawaringin Timur untuk 6 bulan ke depan masih aman. Saat ini Bulog menyiapkan 1.000 ton beras.
“Aman, stok beras kami di gudang ada 1.000 ton. Ini cukup untuk kebutuhan masyarakat sekitar 5 sampai 6 bulan ke depan,” kata Kepala Bulog Sub Divre Sampit, Rony Hardianto.
Dengan cukupnya stok beras ini, maka masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan beras. Apalagi harga beras yang tergolong murah dibanding harga pasaran.
Bulog Sub Divre Sampit mengaku akan siap untuk menyalurkan beras bagi masyarakat. Pun demikian dengan membeli beras dari petani. Tentu dengan harga standar yang ditentukan pemerintah.
“Kualitas beras yang kami sediakan adalah medium. Namun itu terus kami pantau kualitasnya di gudang penyimpanan. Kami berusaha untuk memberikan beras yang terbaik bagi masyarakat,”ungkapnya.
--page
Beras ini dihimpun Bulog dari petani lokal, tepatnya dari Desa Pagatan, Kabupaten Katingan. Sedangkan untuk beras dari petani di Kotim belum bisa diserap, karena harganya yang masih tinggi dari standar beli Bulog.
Seperti diketahui, harga beras di Indonesia telah diatur oleh pemerintah elalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2020. Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp 8.300 per kilo gram untuk beras kualitas medium. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









