BORNEONEWS, Sampit - Tak hanya di Jalan Lingkar Kota, kemunculan beruang juga terjadi di Jalan Samekto. Bahkan kabarnya, kemunculan beruang di kawasan ini lebih sering. Dalam empat hari belakangan beruang sudah muncul sebanyak dua kali.
"Kalau di Samekto darat ini tempat pak Budi, beruang lebih sering muncul," ungkap Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Selasa, 31 Juli 2021.
Menyikapi ini, petugas BKSDA berencana akan memindahkan perangkap beruang di Jalan Lingkar Kota Utara di kebun nanas milik Johny Tangkere ke Jalan Samekto.
"Kalau di kebun milik pak Johny Tangkere ini beruang tidak datang lagi setelah dipasang perangkap," jelasnya.
Dia memastikan pihaknya rutin memantau kondisi perangkap dengan menghubungi penjaga kebun, namun belum membuahkan hasil. Umpan yang dipasang pun sudah membusuk dan kembali diganti dengan buah-buahan yang baru.
--page
“Kami akan pantau lagi, dalam waktu 5 hari ke depan beruang belum masuk perangkap. Maka kami akan pindahkan kandang ke Jalan Samekto Barat,” katanya.(USAY NOR RAHMAD/B-11)









