SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebun nanas milik Budi di Jalan Samekto Barat kebanjiran dan menjadi incaran beruang. Bahkan, kemunculan beruang di kebunnya makin sering terjadi. Beruang memakan buah dan merusak pohon nanas miliknya. 

"Sangat sering, setiap hari pasti ada saja nanas yang dimakan dan dirusak pohonnya," kata Budi, Minggu, 5 September 2021. 

Dalam sepekan ini saja, berdasarkan pantauannya, sudah sekitar 5 kali kejadian beruang masuk kebun. Dia meyakini beruang tersebut masih berada tak jauh dari sekitar lokasi kebunnya. 

Bukan hanya masalah kerusakan kebun yang diresahkan Budi, namun juga rawan beruang menyerang manusia. Apalagi di sekitar kebun nanas miliknya terdapat pondok milik warga yang sering ditempati.

Sementara itu, Uli pemilik kebun lainnya merasakan keresahan yang sama. Dia berharap beruang yang berada di sekitar lokasi itu dapat diamankan. Sehingga tak membuat khawatir warga. 

--page

Seperti diketahui, keberadaan beruang ini menjadi momok bagi pemilik kebun. Terutama di sekitar Jalan Lingkar Kota Utara, Jalan Lingkar Kota Selatan, dan Jalan Samekto Barat. Bahkan tak hanya di kebun, beruang juga kerap kali mendekati permukiman warga dengan memakan sampah yang dibuang di sekitar rumah. (USAY NOR RAHMAD/B-11)