BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit memindahkan perangkap beruang yang sebelumnya dipasang di kebun milik warga di Jalan Lingkar Kota Utara Sampit. Perangkap beruang dipindahkan ke kebun warga di Jalan Samekto Barat.
Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, menjelaskan pihaknya saat ini fokus ke pergerakan beruang. Tujuannya, agar beruang yang kerap meresahkan warga tersebut segera tertangkap.
"Makanya kami selalu mengejar pergerakan beruang," jelas Muriansyah, Minggu, 5 Agustus 2021.
Kendalanya adalah pergerakan beruang sangat luas. Sementara perangkap yang dipasang hanya di satu titik.
Muriansyah mencontohkan, berdasarkan pengakuan warga sekitar Jalan Lingkar Kota Utara kemunculan beruang sudah mulai jarang terjadi. Sementara di Jalan Samekto Barat intensitas kemunculan beruang tinggi.
"Dalam 10 hari terakhir kemunculan beruang di Jalan Samekto makin sering. Sedangkan lokasi sebelumnya makin jarang. Maka kami pindahkan segera dengan harapan di lokasi baru ini beruang cepat tertangkap," beber Muriansyah.
Sebelumnya perangkap beruang dipasang di Gang Setaji, Jalan Lingkar Kota Utara, namun setelah beberapa waktu beruang tak kunjung masuk perangkap. BKSDA pun menggeser perangkap ke Jalan Lingkar Kota Utara, sama halnya, beruang juga tak berhasil ditangkap. Kini perangkap sudah dipasang di Jalan Samekto Barat.
--page
"Harapan kami agar beruang segera masuk perangkap. Sehingga tak meresahkan warga lagi,"pungkas Muriansyah. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









