PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan banjir yang terjadi di Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya sementara ini ada penurunan debit air 25 cm dari titik debit air tertinggi pada 11 September 2021.

"Berdasarkan laporan tim dilapangan saat melaksanakan patroli dari pukul 11.00 - 12.00 debit air ada penurunan 25 cm terutama dijalan Arut dan Anoi yang nerupakan titik rawan terendam banjir," ungkapnya Selasa, 14 September 2021.

Meski demikian warga yang ada disekitar wilayah tersebut supaya tetap waspada kemungkinan debit air akan naik kembali mengingat saat ini Kota Palangka Raya masih berpotensi turun hujan.

Apabila memang kondisi air terus mengalami kenaikan, masyarakat juga diharapkan supaya dapat mengungsi ke posko terdekat atau melaporkan kepada petugas yang ada dimasing-masing wilayah itu.

"Kita akan tetap memantau setiap harinya kondisi atau ketinggian air yang ada disetiap titik banjir melalui petugas dilapangan, harapan kita jika terjadi kenaikan dan rumah warga terendam jangan ambil resiko tetap bertahan dirumah segera mengungsi ke posko terdekat," ucapnya.

--page

Berdasarkan informasi dari BMKG untuk daerah Kota Palangka Raya dan sekitarnya diperkirakan dalam waktu 2 minggu kedepan kondisi masih terjadi hujan dengan itensitas tinggi. (DONNY D/B-6)