PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan sembako dengan total 4.313 paket atau senilai 2,1 miliar.

Secara simbolis bantuan ini diserahkan oleh Sekretaris GAPKI Kalteng, Bernhard Rizal Setyawan kepada Serkretaris Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Maria Cahaya, Jumat 17 September 2021.

"Bantuan ini untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir dan Covid-19 dibeberapa kabupaten dan kota di Kalteng," sebut Bernhard di Kantor BPBPK Kalteng Jumat sore.

Dia menggatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian GAPKI kepada masyarakat Kalteng yang saat ini terdampak musibah banjir dan Covid-19. Bantuan ini merupakan yang kesekian kalinya disalurkan melalui Pemprov Kalteng.

"Teman-teman dari perusahaan anggota GAPKI juga sudah ada yang menyalurkan sendiri dan kalau ditotal ditambah hari ini jumlahnya mencapai Rp 6 miliar lebih," sebutnya.

--page

Bernhard menambahkan melalui momen ini perusahaan perkebunan menunjukan kepeduliannya kepada masyarakat, karena selama ini perusahaan perkebunan dinilai hanya menonton saja terhadap bencana yang terjadi, namun kali ini GAPKI hadir untuk membantu sesama yang mengalami musibah.

Sementara itu Serkretaris BPBPK Kalteng, Maria Cahaya mengucapkan terima kasih kepada GAPKI yang telah peduli dengan warga korban banjir dan terdampak Covid-19.

"Paket sembako ini akan segera kita distribusikan ke daerah terdampak banjir dan Covid-19. Sebelumnya Asosiasasi Pengusaha Hutan Indonesia dan perusahaan batubara juga sudah memberikan bantuan melalui BPBPK Kalteng," tuturnya 

Ia menuturkan sampai saat ini total bantuan dari pihak swasta yang disalurkan melalui Pemprov Kalteng mencapai Rp 6,8 miliar lebih. Angka ini belum termasuk yang diterima hari ini. 

"Bantuan yang mereka berikan ada yang dalam bentuk sembako, tabung oksigen, dan peralatan medis, dan lain-lain," sebutnya. Dia menegaskan sampai saat ini sudah ada ratusan perusahaan yang sudah menyerahkan bantuan melalui Pemprov Kalteng dan saat ini bantuan sembako paling dibutuhkan adalah vitamin dan obat-obatan. (ROKIM/B-6)