BORNEONEWS, Kasongan - Kantor Wilayah atau Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah mengelar diseminasi pembatalan keberangkatan jemaah haji di Gedung Salawah, Kasongan Kabupaten Katingan, Senin 20 September 2021. Acara ini dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalteng, Noor Fahmi.
Sementara turut hadir anggota DPR RI dari Komisi VIII dapil Kalteng Iwan Kurniawan, Wakil Bupati Katingan Sunardi Litang, Kepala Kemenag Katingan Khairil Anwar, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kakanwil Kementerian Agama Kalteng Moh Asbli dan undangan lainnya termasuk ormas Islam dan calon jemaah haji yang tertunda berangkat.
"Dengan adanya kegiatan ini kami memberikan informasi, penjelasan kepada masyarakat, tokoh ormas, tokoh masyarakat untuk menginformasikan kepada masyarakat agar memahami kenapa sih keberangkatan calon jemaah haji ini ditunda dan dibatalkan hingga dua tahun terakhir ini," ujar Noor Fahmi.
Dia menambahkan jika alasan penundaan keberangkatan calon jemaah haji ini ada tiga poin, yakni demi kesehatan demi keamanan dan demi keselamatan. "Jadi keselamatan, keamanan dan kesehatan terhadap jamaah yang melaksanakan itu," sebutnya.
Makanya menjelang waktu keberangkatan diumumkan lebih awal, padahal Pemerintah Arab Saudi saat itu masih belum mengumumkan.
--page
"Jadi melihat kondisi yang tidak memungkinkan mengikuti pelaksanaan ibadah haji itu, jadi lebih awal diumumkan ketimbang Pemerintah Arab Saudi," ungkapnya.
Pasalnya pandemi Covid-19 masih ada. "Ternyata setelah waktunya sampai Arab Saudi mengumumkan tidak menerima jemaah haji dari luar negeri, dan apa yang disampaikan Menteri Agama tidak bertentangan dengan kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi," ujanya.
Dia menambahkan jika di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah daftar tunggu haji hingga saat ini mencapai lebih dari 38 ribu orang. (ABDUL GOFUR/B-6)









