PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah sempat mengalami penurunan pada triwulan I, angka pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat pertumbuhan positif di angka 5,66 persen di triwulan II.

Pertumbuhan ekonomi di Kalteng dinilai tidak lepas dari upaya keras APBN dalam memulihkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 berjalan. 

“Faktor yang berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalteng berasal dari belanja pemerintah dengan realisasi belanja negara,” sebut Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalteng, Hari Utomo dalam keterangan tertulisnya, Senin, 27 September.

Dia menjelaskan realisasi belanja negara tersebut mencakup belanja pegawai, belanja barang, program bansos maupun belanja modal.

"Pemerintah melalui instrumen APBN terus bekerja keras melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan proses pemulihan ekonomi," katanya.

--page

Data realisasi belanja kementerian/lembaga Kalteng per 31 Agustus 2021 mencapai Rp4,73 triliun dari pagu Rp9,58 triliun atau 49,37 persen.

Realisasi belanja yang belum optimal adalah belanja modal Rp1,46 triliun atau 33,95 persen dan belanja bantuan sosial Rp7,12 miliar atau 44,10 persen. (HERMAWAN DP/B-6)