BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah pemancing melihat orangutan di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Kilometer 14, tak jauh dari tempat pembuangan akhir. Orangutan itu tampak bergelantungan di atas pohon yang cukup tinggi.
"Lokasinya tidak jauh dari tempat pembuangan akhir. Masuk dari jalan utama sekitar 4 kilometer, lokasi bekas galian c, " jelas Ilham, salah seorang pemancing, Senin, 27 September 2021.
Berdasarkan pengamatan mereka, orangutan itu usia dewasa. Sebab, tampak sangat besar, terlihat dari jauh.
"Orangutan tampak tenang padahal kami tak jauh dari lokasinya bergelantungan," kata Ilham.
Dikonfirmasi terkait ini, Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Pos Jaga Sampit, Muriansyah akan mencari tahu kebenaran dari laporan warga itu.
--page
"Kami cari tahu dulu," katanya saat dikonfirmasi borneonews.co.id.
Biasanya, setelah mendapatkan laporan dari warga BKSDA akan mengobservasi keberadaan satwa langka itu. Baru selanjutnya menentukan langkah penyelamatan atau tidak terhadap orangutan itu.
Orangutan Kalimantan atau Pongo pygmaeus, merupakan spesies primata besar asli Kalimantan. Satwa ini termasuk salah satu yang dilindungi oleh negara. Sehingga setiap kali ada kemunculannya akan menjadi sorotan pihak terkait yakni BKSDA. Hal ini untuk menghindari adanya konflik antara orangutan dan manusia. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









