BORNEONEWS, Kasongan - Dugaan kemunculan buaya kuning di Sungai Banut Kalanaman, Desa Telangkah, Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan sejak 2 hari terakhir mengundang kedatangan warga ke lokasi.
Seperti pada Rabu, 29 September 2021, puluhan warga baik dari Desa Telangkah maupun desa lainnya tampak menyesaki jembatan gantung di Desa Telangkah yang melintang di atas Sungai Banut Kalanaman.
Warga penasaran ingin melihat kemunculan buaya yang diinformasikan berwarna kuning itu di sekitar jembatan itu.
Akan tetapi kemunculan buaya yang ditunggu-tunggu tak kunjung muncul ke permukaan sungai.
"Penasaran saja ingin tahu adanya buaya di sini. Sebab, dari dulu-dulu warga di sekitar sini belum pernah melihat kemunculan buaya di sungai ini," kata Dedy, warga Telangkah.
Kemarin, personel Satpolairud Polres Katingan melakukan pengecekan di sekitar TKP kemunculan buaya, yakni Sungai Kalanaman sekitar jembatan gantung Desa Telangkah.
--page
Personel Satpolairud juga mengimbau kepada warga sekitar untuk selalu mewaspadai binatang reptil, terutama pasca banjir saat ini. (ABDUL GOFUR/B-11)









