SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit mengunjungi Syahran (55), warga Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, yang digigit buaya. BKSDA juga memberikan bantuan biaya berobat bagi kakek yang mengalami luka setelah memberi perlawanan terhadap buaya itu.

Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah mengatakan pihaknya menjenguk Syahran, sekaligus melakukan observasi tempat kejadian serangan. 

"Buaya menyerang korban saat sedang mencuci kaki setelah dari ladang. Korban luka di bagian kaki dan tangan," jelas Muriansyah. 

Petugas pun mengingatkan warga sekitar lokasi kemunculan buaya agar meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat beraktivitas dekat dengan sungai. 

"Kami berharap warga semakin hati-hati, saat beraktivitas di sungai. Terutama menjelang malam hingga pagi hari," katanya. 

Petugas juga berupaya menangkap buaya penyerang warga dengan memasang 2 jerat dan 1 pancing buaya di Sungai Sapihan dengan menggunakan umpan daging ayam. 

--page

Petugas berharap buaya yang menyerang Syahran, dapat segera ditangkap. Sehingga bisa segera diamankan, guna menghindari korban lebih banyak. (USAY NOR RAHMAD/B-11)