BORNEONEWS, Sampit - Guntur, salah seorang warga Jalan Pramuka, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang mengaku melihat keberadaan beruang di sekitar tempat tinggalnya sudah dua kali. Bahkan sebelumnya, beruang berkeliaran dekat rumah mengorek sampah di belakang dapur.
"Sudah dua kali, tapi memang cukup lama jarak kemunculannya," jelas Guntur, Senin, 4 Oktober 2021.
Dia menambahkan, namun baru kali ini dia berhasil mengabadikan kemunculan beruang melalui kamera gawainya. Sehingga informasi kemunculan beruang tersebar.
Sebelumnya beruang keliaran di belakang dapur. Saya kira anjing ternyata beruang," tambah ibu dari Guntur yang juga melihat kemunculan beruang.
Menurut Guntur, beruang berkeliaran di sekitar tempat tinggalnya karena tertarik mencari madu di sekitar kawasan itu. Sebab lokasi, belum ada ditemukan pohon buah warga yang rusak maupun tanda-tanda kemunculan beruang lainnya.
Dengan adanya kemunculan beruang ini, diakui cukup meresahkan warga. Warga pun mengaku akan semakin berhati-hati saat akan beraktivitas di luar rumah.
Sementara itu, mengetahui kemunculan beruang di Jalan Pramuka ini, Komandan Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah, langsung ke lokasi. Menurut Muriansyah, beruang tersebut hanya sekadar lewat, tak berada di lokasi tersebut.
--page
"Meski demikian kami berharap warga berhati-hati. Dan meminimalisasi kemungkinan beruang mendekati permukiman seperti tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak membiarkan sampah rumah tangga menumpuk di dekat rumah. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









