BORNEONEWS, Sampit - Kariyanto mengaku tidak tahu secara persis kronologisnya hilangnya nyawa kakaknya, Darmanto alias Toto di tangan terdakwa Andreas Meno Alona alias Andri.
Itu diungkapkannya ketika menjadi saksi dalam persidangan lanjutan yang digelar PN Sampit secara virtual berdasarkan data terhimpun, Selasa, 5 Oktober 2021.
Saksi menyebutkan terdakwa Andro merupakan orang yang membunuh Darmanto.
"Kejadian saya tidak tahu, karena tinggal lain rumah," ucapnya saat sidang.
Saksi mengetahui saudaranya meninggal saat diberi tahu rekannya. Rekannya itu menyebutkan kakak kandungnya dibunuh dan meninggal di TKP.
Saksi mengaku langsung ke TKP. DI sana, dia melihat banyak luka yang diderita korban seperti di bagian kepala dan dadanya.
Di TKP, Andreas sudah tidak ada dan melarikan diri. Dan penyebab pembunuhan itu, saksi mengaku tidak tahu.
--page
"Saat itu tidak ada barang yang hilang," tukasnya.
Adapun terdawka melakukan perbuatannya pada Minggu, 11 Juli 2021 sekitar pukul 06.30 Wib di Jalan HM Arsyad, Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur. (NACO/B-11)









