BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, kembali menerima laporan gangguan orangutan. Bahkan, dalam sehari masuk 2 laporan gangguan dari lokasi yang berbeda.
"Kemarin, kami telah melakukan observasi ke lokasi laporan gangguan orangutan di Tanah Mas, Kecamatan Baamang," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Jumat, 8 Oktober 2021.
Namun saat observasi selama satu jam, pihak BKSDA tidak melihat keberadaan yang orangutan yang dimaksud warga.
Hariandy, warga sekitar mengaku 4 kali melihat orangutan di kebun warga. Dia berharap, primata tersebut dapat segera diamankan.
"Semoga bisa dievakuasi ke tempat yang lebih aman agar tidak meresahkan warga yang beraktivitas," kata Hariandy.
--page
Selain di Tanah Mas, gangguan orangutan juga terjadi di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Orangutan di lokasi tersebut terdiri atas 1 induk dan 1 anak. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









