PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalteng sejak 11 Oktober 2021 lalu telah mencanangkan pelaksanaan PTM terbatas secara serentak seluruh Kalteng.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengatakan pelaksanaan PTM terbatas perlu digelar dan juga sudah melalui berbagai pertimbangan, mengingat selama kurang lebih 1,5 tahun ini proses pendidikan terganggu dan hanya bisa dilaksanakan secara daring.

"PTM ini penting dilaksanakan supaya ilmu yang didapatkan para peserta didik tidak hanya bersifat teori saja," ucapnya, Jumat, 15 Oktober 2021.

Selama penbelajaran secara daring dilaksanakan peserta didik hanya mendapatkan pembelajaran secara teori, namun dengan PTM mereka akan mendapatkan pembelajaran secara praktek juga.

Dengan demikian ada proses tukar pikiran, pengalaman serta ilmu dengan guru dan sesama siswa yang dapat mengasah jiwa kepemimpinan peserta didik.

--page

Selebihnya dia mengharapkan kepada satuan pendidikan agar tetap memaksimalkan pengawasan tehadap para siswa serta selalu memonitor perkembangannya selama PTM terbatas berlangsung.

"Prokes tetap dijalankan secara ketat. Apabila ada siswa yang mengalami gejala mencurigakan atau sakit cepat direspon, jangan dibiarkan. Karena itu konsikuen yang harus dihadapi agar anak-anak dapat mengikuti PTM dengan baik," pungkasnya. (DONNY D/B-6)