PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Petguas gabungan dari Koramil Arut Utara, Polsek Arut Utara, dan masyarakat peduli api (MPA) melaksanakan patroli pengecekan titik api (hot spot) di Desa Pandau.

Pengecekan lapangan dilakukan setelah sebelumnya terdeteksi hotspot melalui satelit. 

Danramil 1014 - 04/Aruta, Lettu Czi M Yunus menjelaskan, dari hasil pengecekan yang dilakukan tim di lapangan, lahan yang terbakar merupakan tanah keras perbukitan. Saat didatangi, kondisinya sudah padam.

"Saat tiba di lokasi, ternyata api sudah padam dan menyisakan bara. Lahan tersebut milik masyarakat setempat yang akan ditanami padi," jelas M Yunus, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Petugas gabungan pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan, karena dampaknya akan merugikan banyak sektor.

--page

"Tim langsung mengimbau masyarakat setempat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat dampaknya cukup luas," kata dia. (DANANG/B-11)