SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Setelah beberapa hari mengalami peningkatan, jumlah titik panas di Kotawaringin Timur, akhirnya benar-benar menurun. Kemarin, 28 Oktober 2021, titik panas hanya terdeteksi 1 yakni di Kecamatan Bukit Santuai.

"Hanya 1 titik panas di Kotim, sementara di Seruyan tidak ada, dan Katingan ada 2 di Kecamatan Pulau Malam dan Kecamatan Sanaman Mantikei," jelas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Jumat, 29 Oktober 2021.

Sementara itu terkait prakiraan curah hujan, berdasarkan model Weather Research Forecasting (WRF) Kotawaringin Timur, 24 jam ke depan diprediksi berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang. 

Secara prediksi tersebut dan juga berdasarkan analisa parameter cuaca, Kotawaringin Timur, termasuk wilayah yang dikategorikan aman dari kebakaran hutan dan lahan. 

Sebelumnya, titik panas bermunculan di kabupaten itu, setelah sempat tidak terjadi hujan, dan mengakibatkan terjadinya titik panas yang diduga kebakaran hutan dan lahan. 

--page

"Kami terus pantau potensi kebakaran hutan dan lahan ini. Apalagi kita sudah punya posko penanganan banjir, tandasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-5)