BORNEONEWS, Sampit - Warga sekitar Sungai Lenggana di perbatasan antara Desa Bapanggang Raya, Kecamatan MB Ketapang dengan Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotawaringin Timur menangkap buaya.
Buaya berukuran besar itu ditemukan di sekitar kandang ayam milik warga yang berada di pinggir sungai, Selasa dini hari 2 November 2021.
Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait hal tersebut. Pihak BKSDA sudah menelusuri hal itu dengan menghubungi perangkat desa.
"Buaya sudah dilepaskan kembali oleh warga, sehingga kami belum sempat ke lokasi untuk memeriksanya," katanya.
Menurut Muriansyah di sekitar perairan itu belum pernah ada laporan serangan buaya. Apalagi serangan buaya. Kendati demikian ada sejumlah laporan pernah terjadi kemunculan tak jauh dari wilayah perairan itu.
--page
"Tapi kalau lokasi terdekat dari lokasi ini memang pernah ada warga melihat buaya yakni di wilayah perairan Bagendang Hulu, di tepi Sungai Mentaya, namun itu sudah 2020," tegasnya.
Dengan dipastikannya keberadaan buaya di perairan Sungai Lenggana itu, pihak BKSDA mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di dekat sungai agar berhati-hati. Apalagi buaya yang sempat dijerat warga itu ukurannya cukup besar.
Penangkapan buaya itu sempat membuat heboh warga. Setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.
BKSDA pun belum memastikan ukuran buaya yang ditangkap warga dengan cara dijerat pada dini hari itu. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









