PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - BPS Kalteng melalui rilisnya menyampaikan perekonomian Kalteng berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan III tahun 2021 yakni mencapai Rp. 42,2 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 25,3 triliun.

Ekonomi Kalteng di triwulan III tahun ini terhadap triwulan sebelumnya mengalami kontraksi yaitu  0,21 persen (q-to-q).

"Dari sisi produksi, lapangan usaha konstruksi mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,51 persen," sebut Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Sabtu, 6 November 2021.

Sementara jika dilihat dari sisi pengeluaran, Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mengalami pertumbuhan tertinggi 5,53 persen.

Kemudian ekonomi Kalteng pada triwulan III tahun 2021 terhadap triwulan III 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 3,57 persen (y-on-y).

--page

Dari sisi produksi, lapangan usaha informasi dan komunikasi mengalami pertumbuhan tertinggi 22,56 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa juga mengalami pertumbuhan tertinggi 12,65 persen.

Apabila digitung secara kumulatif, ekonomi Kalteng hingga triwulan III tahun 2021 terhadap kumulatif hingga triwulan III 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 1,92 persen (c-to-c).

Pertumbuhan terbesar terjadi pada Lapangan usaha informasi dan komunikasi 27,01 persen. Sementara jika dilihat dari sisi pengeluaran semua komponen tumbuh yang tertinggi terjadi pada komponen ekspor barang dan jasa 5,60 persen.

Pertumbuhan (y-on-y) triwulan III tahun 2021 terjadi di seluruh provinsi di wilayah Kalimantan yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Utara dengan pertumbuhan (y-on-y) 5,24 persen dan memiliki kontribusi 7,87 persen. (DONNY D/B-6)