BORNEONEWS, Sampit - Fraksi PDIP DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan pemerintah daerah untuk mengutamakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kepentingan masyarakat luas.
“Penekanan adalah bagaimana mengakomodir aspirasi pembangunan yang berasal dari masyarakat. Karena pada prinsipnya APBD ini dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” kata anggota Fraksi PDIP, Paisal Darmasing, Kamis, 11 November 2021.
Paisal mengingatkan, APBD harus digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, program yang dibuat harus berdasarkan kepentingan masyarakat luas.
Penggunaan APBD, kata dia, bukan hanya kelompok tertentu, apalagi hanya karena untuk kepentingan proyek mercusuar semata..
Aspirasi masyarakat saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan berjenjang mulai tingkat desa dan kelurahan hingga kabupaten, harus diperjuangkan secara maksimal.
--page
Sehingga, tidak salah hasil Musrenbang ini menjadi acuan pokok dala. menyusun rencana kerja anggaran di setiap SOPD sesuai dengan bidang teknisnya
“Aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD saat reses, juga harus menjadi perhatian. Program harus lahir dari usulan langsung masyarakat, bukan dari program yang dibuat tanpa melihat kebutuhan di lapangan," tandas Paisal. (NACO/B-7)









