BORNEONEWS, Pulang Pisau - Banjir yang menenggelami jalan Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau masih terpantu bajir, sehingga banyak warga yang tergganggu aktivtas perjalanan, Rabu 17 November 2021.
Tak jarang seperti kendaraan roda 2 mogog karena memaksa untuk tetap melintas. Padahal sudah disediakan jasa angkutan penyeberangan menggunakan mobil pikap.
"Banjir sudah 10 hari dan puncaknya 3 hari ini semakin hari semakin naik. Banjir ini mungkin kiriman dari hulu yang di Bukit Rawi banjir mungkin ketemu pasangkan. Disinilah pasang surut," ucap Kalpin, warga sekitar.
Untuk saat memang belum ada penanganan ekstra, karena air makin hari makin naik. Untuk kedalaman air sudah sampai lutut orang dewasa. Para personel keamanan juga sudah ada di lokasi guna mencegah kemacetan panjang.
Meski hujan tidak turun hari ini dan kemarin. Penyebab banjir di akibatkan luapan air yang terus meningkat.
--page
Banyak warga yang berharap banjir di jalan Tumbang Nusa ini cepat surut agar bisa tetap beraktivitas. (Magang-3/B-6)









