BORNEONEWS, Sampit - Korban tenggelam di Sungai Cempaga, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Alhamdulilah korban sudah ditemukan warga bersama Basarnas," ujar Uji, keluarga korban, Sabtu 20 November 2021.
Korban ditemukan pada Jumat, 19 November 2021, sekitar pukul 23.40 WIB. Saat itu, warga melihat jasad korban mengapung di Sungai Mentaya dengan jarak sekitar 50 meter dari Sungai Cempaga.
"Korban diselamatkan oleh warga, yang saat itu melaporkan kepada tim pencarian, kemudian langsung di evakuasi," kata Uji.
Sementara, jarak antara korban ditemukan dengan lokasi kejadian tenggelamnya perahu kelotok sangat jauh, yakni sekitar 2,5 kilometer.
--page
Hal itu terjadi, karena saat kejadian, arus sungai sangat deras. Sehingga korban terseret sangat jauh. Sedangkan korban mengalami kecelakaan air pada Kamis, 18 November 2021 sekitar pukul 06.30 WIB. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









