SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit terus berupaya untuk melakukan pencegahan penyebaran Coronavirus Desiase (Covid-19) melalui program vaksinasi Covid-19 kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang diselenggarakan selama dua hari, Senin 22 November - Selasa, 23 November 2021.

Lapas Kelas IIB Sampit menggandeng Kepolisian Resor Kotawaringin Timur dan Puskesmas Ketapang 1, Sampit dalam melaksanakan kegiatan itu.

Kegiatan ini berupa vaksinasi dosis kedua bagi WBP yang telah menjalani vaksinasi dosis pertama dan vaksinasi dosis pertama bagi WBP yang belum menjalani vaksinasi Covid-19 karena baru masuk Lapas Sampit

Sustetiana, kasubsi Perawatan Lapas Sampit mengatakan bahwa kali ini sebanyak 491 WBP mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengan rincian 359 WBP menerima vaksin dosis kedua dengan jenis vaksin sinovac dan 132 WBP menerima vaksin dosis pertama dengan jenis vaksin Astra Zeneca. 

"Setelah dilakukannya vaksinasi kali ini maka delapan puluh persen WBP telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap (dosis pertama dan kedua), delapan belas persen WBP baru menerima vaksin dosis pertama dan dua persen WBP belum bisa menerima vaksinasi dikarenakan tidak dapat menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta terdapat penyakit bawaan sebelum masuk Lapas," tukasnya.

--page

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Agung Supriyanto mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan vaksinasi yang keempat kalinya di Lapas Sampit.

Lapas Sampit juga terus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin baik Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta instansi terkait lain untuk membantu para WBP memperoleh program vaksinasi Covid-19

Dalam mengatasi para WBP yang belum memiliki NIK, pihak Lapas Sampit telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Kotawaringin Timur untuk melakukan validasi terhadap anomali dan bahkan perekaman KTP kepada para WBP.

Setelah kegiatan ini Tim Kesehatan Lapas Sampit akan terus memantau kondisi kesehatan para WBP pasca vaksinasi dan memantau kesehatan para WBP yang memiliki penyakit bawaan melalui kontrol kesehatan dengan metode jemput bola ke blok-blok huniannya serta terus menggalang sinergi dengan instansi terkait dalam rangka program vaksinasi selanjutnya

"Program vaksinasi Covid-19 ini selain sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Lapas Sampit   dan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kesehatan para WBP serta dalam rangka mensukseskan program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terima kasih kami sampaikan kepada Kepolisian Resor Kotim, Pemda Kotim beserta Dinas Kesehatan dan Puskesmas Ketapang 1 atas kepeduliannya terhadap WBP Lapas Sampit," pungkasnya.

Elmi Mulyani, Kepala Puskesmas Ketapang 1 Sampit sekaligus selaku Ketua Tim Vaksinator baik dari Puskesmas maupun Dokpol Polres Kotim menyampaikan bahwa kegiatan dua hari ini berjalan dengan lancar karena partisipasi aktif dari semua WBP serta dukungan dari semua Pegawai Lapas Sampit. 

"Kami sangat mendukung program vaksinasi bagi seluruh WBP Lapas Sampit bahkan kedepannya akan kami agendakan terus untuk program vaksinasi dosis kedua dan juga vaksinasi dosis pertama bagi WBP yang belum tervaksin termasuk andaikata terdapat adanya tambahan tahanan baru di Lapas Sampit," tutupnya. (NACO/B-6)