SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga sekitar lokasi kemunculan beruang di Perumahan Wengga Metropolitan, Sampit, Kotawaringin Timur, mengaku takut dan resah. Pasalnya, kemunculan beruang di kawasan itu sangat masif. 

Menyikapi itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, langsung melakukan observasi berikut memberikan pengarahan kepada warga sekitar. Apalagi, ada kabar warga sempat mengejar beruang. 

"Kami menekankan agar warga melaporkan bila terjadi kemunculan beruang lagi. Jangan sampai ada yang menangkap, apalagi melukai satwa itu," kata Muriansyah, Senin, 6 Desember 2021. 

Petugas juga telah memberikan pengarahan pada RT dan warga. Serta meminta ketua RT setempat untuk mengimbau warganya untuk menjaga kebersihan, tidak buang sampah sembarangan dan memberi penerangan pada kandang ternak. 

Selain itu, warga juga diimbau tetap waspada. Terutama saat beraktivitas dalam kondisi gelap, sejak sore hingga subuh hari. 

--page

Khusus bagi warga yang memiliki rumah dekat dengan hutan dan semak di kawasan itu, agar membuat suara gaduh lebih dahulu sebelum keluar rumah. Sebab dikhawatirkan beruang berada di belakang rumah yang terdapat bak-bak yang terdapat air, maupun sisa makanan dan sampah. 

"Dikhawatirkan, saat beruang di belakang rumah, ketika kita mendadak membuka pintu dapur, satwa tersebut merasa terprovokasi hingga menyerang. Makanya perlu waspada dan antisipasi," imbaunya. (USAY NOR RAHMAD/B-7)