PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat menjelang Natal dan tahun baru 2021 guna memutus mata rantai penyeberan coviid 19 maka Bandar Udara Tjilik Riwut melakukan langkah antisipasi.

"Sejauh ini kami terus melakukan pengetatan dengan mendirikan posko Nataru dan menyediakan Airport Health Center (AHC) yang terdiri dari vaksinasi, PCR dan antigen," kata Manager of Airport Operation and Service Bandara Tjilik Riwut, R. Muhamad Hudaya Kusuma, Rabu 15 Desember 2021

Dia menuturkan pandemi Covid-19 tentunya memberikan dampak yang besar bagi penerbangan dan perekonomian negara khususnya.

Selain itu Bandar Udara Tjilik Riwut telah menentukan langkah dan sikap dengan beberapa kali melakukan rapat koordinasi dalam bincang santai yang dilakukan di kantor OJK bersama dengan Kepala OJK, BI, BRI, BPJS, Kadis Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Antara, Pemprov Kalteng, akademisi dan Angkasa Pura II dari sisi simpul transportasi udara dengan agenda pembahasan peran serta BUMN dan pemerintah dalam hal pemulihan perekonomian serta meningkatkan konektivitas simpul transportasi udara yang ada di Kalteng dan Palangka Raya khususnya.

Menurutnya, bandara Tjilik Riwut terus mendukung kebijakan pemerintah dan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan syarat-syarat dalam penggunaan transportasi udara.

Hal ini menyesuaikan dengan perkembangan, kondisi, dan kebutuhan di lapangan. Setiap perubahan juga akan terus dikomunikasikan dengan berbagai pihak terkait termasuk maskapai penerbangan.

--page

"Kita harapkan dengan langkah-langkah yang dilakukan dapat mendukung upaya dalam memutuskan rantai penyebaran covid menuju Indonesia yang tangguh dan sehat serta perekonomian kembali bangkit," pungkasnya. (APRIANDO/B-6)