BORNEONEWS, Sampit - Gangguan satwa liar kembali terjadi di sampit, Kotawaringin Timur. Kali ini warga melaporkan seekor beruang madu berukuran besar berkeliaran di belakang rumah di Jalan Mohammad Hatta atau Lingkar Kota Selatan Sampit.
Laporan itu telah diterima Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit. Petugas pun langsung melakukan observasi ke lokasi kemunculan beruang.
"Kami menerima laporan Rabu, 15 Desember 2021 sekitar pukul 10.30. Ada kemunculan beruang madu di belakang rumah warga," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Kamis 16 Desember 2021.
Petugas pun mendatangi lokasi yang aksesnya cukup sulit dilalui. Yakni sekitar masuk sekitar 1,5 kilometer dari jalan utama dengan berjalan kaki.
Hasil observasi petugas beruang berkeliaran tak jauh dari ternak babi milik warga. Berdasarkan pengakuan pelapor beruang telah muncul berkali-kali.
"Di sekitar lokasi kemunculan, ada kandang babi milik pelapor. Keterangan pelapor, beruang muncul di sekitar pondoknya 3 kali di malam kemarin," katanya.
--page
Petugas BKSDA pun memberi pengarahan kepada warga terkait perilaku beruang. Warga diimbau hati-hati terhadap keberadaan beruang, terutama saat malam hari di waktu beruang lebih aktif. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









