BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengimbau warga agar tetap mewaspadai adanya cuaca ekstrem.
Menurut dia ancaman cuaca ekstrem diperkirakan masih ada hingga bulan Maret 2022, sehingga masyarakat harus waspada dan tetap ikuti imbauan pemerintah.
"Kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem tetap ada, dan sesuai informasi dari BMKG hingga Maret 2022, jadi jangan lengah," katanya, Kamis 6 Januari 2022.
Pihaknya tetap berkoordinasi dengan mengingatkan kepada Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa/kelurahan untuk tetap sampaikan kewaspadaan serta antisipasi cuaca ekstrem.
"Koordinasi dengan baik harus tetap dilakukan dan mudah-mudahan bencana tidak terjadi," ucapnya.
--page
Sinaga mengakui berdasarkan prakiraan, memang potensi curah hujan tinggi masih terjadi, di bulan Januari-Februari 2022, dan ini tentu daerah-daerah rawan bencana harus waspada, misalnya banjir, tanah longsor serta angin puting beliung.
"Wilayah yang rawan selalu memonitor, dan saling koordinasi berjenjang," tuturnya.
Berkaca dari sebelumnya, lanjut Sinaga, ada daerah rawan banjir seperti di wilayah hulu Kabupaten Kapuas, dan beberapa wilayah pasang surut. "Kita berharap kondisi normal, dan tidak terjadi cuaca ekstrem," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)









