BORNEONEWS, Tamiang Layang - Hujan dan angin kencang yang menerjang Kota Tamiang dan sekitarnya di Kabupaten Barito Timur, sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis, 6 Januari 2022 menyebabkan gangguan pada distribusi listrik PLN. Akibatnya Kota Tamiang Layang dilanda gelap gulita.
"Kami informasikan bahwa adanya tiang antena roboh menimpa jaringan 20 KV sehingga padamnya seluruh pelanggan Tamiang Layang dan sekitarnya," kata Manajer PLN ULP Tamiang Layang, Pandu Andoka melalui aplikasi perpesanan.
Yang dimaksud jaringan 20 KV adalah jaringan distribusi daya listrik tegangan menengah 20 kilo volt. Sedangkan antena yang tumbang dan menimpa jaringan listrik adalah antena radio milik PLN ULP Tamiang Layang di kantor Jalan Manunggal.
Meski curah hujan masih tinggi namun Pandu memastikan petugas PLN tetap berupaya untuk menyingkirkan antena yang menimpa jaringan agar distribusi listrik kembali normal.
"PLN sedang melakukan percepatan perbaikan agar listrik segera menyala kembali. Demikian informasinya kami mohon maaf sebesar besarnya," tandas Pandu.
--page
Hingga tengah malam tadi listrik belum juga menyala. Curah hujan masih tinggi namun angin kencang sudah mereda. (BOLE MALO)









