SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit memasang perangkap untuk menangkap beruang yang menjebol pondok warga di Jalan Karya Bersama, Lingkar Kota Utara, Sampit, Kotawaringin Timur, Senin , 10 Januari 2022. Jika biasanya menggunakan buah nanas dan jeroan ayam, kini petugas mencoba menggunakan durian.

"Kami coba menggunakan buah durian. Harapannya dengan aroma durian yang kuat bisa mengundang beruang yang selama ini meresahkan warga segera masuk perangkap," kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Senin 1 Januari 2022.

Selain itu, perangkap yang dipasang saat ini terbilang baru. Berbeda dengan perangkap yang digunakan sebelumnya, yang cenderung sulit menangkap beruang.

"Kami berharap kali ini beruang, masuk perangkap. Sehingga warga tak resah lagi," katanya. 

Kendati demikian, warga sekitar diminta tetap waspada. Selain itu juga turut mengawasi perangkap dan mengganti umpan jika sudah membusuk.

Bila upaya menangkap beruang ini berhasil, petugas juga mengingatkan warga untuk tidak mendekat. Apalagi sampai mencoba membuka perangkap. Sebab dapat membahayakan keselamatan warga. 

"Meskipun nanti beruang masuk perangkap, kami tak lantas langsung membawanya. Kami akan minta bantuan personel untuk membius dan membawa beruang itu," jelas Muriansyah.

--page

Untuk diketahui pemasangan perangkap langsung dilakukan pihak BKSDA dibantu personel Manggala Agni, karena aksi beruang begitu sporadis di kawasan ini. Sehingga rawan terjadi konflik dengan manusia. (USAY NOR RAHMAD/B-11)