BORNEONEWS, Palangka Raya - Manager of Airport Operation and Service Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Muhamad Hudaya Kusuma mengatakan dalam upaya mengantisipasi adanya varian baru covid 19 masuk ke Kalimantan Tengah (Kalteng) pihaknya sudah melakukan mitigasi sedini mungkin.
“Bandara Tjilik riwut saat ini masih berstatus penerbangan domestik, dimana tetap mewajibkan penumpang mematuhi prokes dan wajib disertai antigen maupun PCR serta mengisi E-HAC,”ucapnya, Selasa 11 Januari 2021
Menurutnya, sesuai dengan Surat Edaran (SE) terkait pengaturan perjalanan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) dari luar negeri sudah ada penanganan sejak awal di bandara kedatangan internasional, seluruh penumpang diwajibkan menjalani karantina ditempat yang telah disediakan oleh pemerintah.
Ia mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan forkopimda dan pemerintah dalam mengantisipasi masuknya varian omicron ke Kalteng.
Agenda rapat pada saat itu adalah kesiapan Posko Nataru 2021 -2022 dimana Sinergitas antar lini dalam hal penanganan serta pencegahan penyebaran virus Covid-19 termasuk varian omicron.
--page
Dalam rapat dibahas, jika ditemukan adanya suspek maka bandara akan berkoordinasi dengan KKP dalam hal ini untuk diteruskan ke Dinkes dan BPBD / satgas Covid-19 Provinsi Kalteng.
“Mitigasi tersebut sudah kami lakukan, sesuai aturan yang dikeluarkan dan juga bekoordinasi dengan pihak terkait lainnya," jelasnya. (APRIANDO/B-5)









