SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan yang terjadi Selasa kemarin, 25 Januari 2022, membakar empat titik di Sampit, Kotawaringin Timur. Lebih dari 1 hektare lahan ludes terbakar. 

"Kebakaran kemarin bertambah 1 lokasi yakni Jalan Bumi Raya, dari Lingkar Kota Utara," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Rihel, Rabu, 26 Januari 2022. 

Berdasarkan data dihimpun BPBD Kotim, kebakaran di Jalan Bumi Raya, seluas 20 meter X 30 meter. Sedangkan kebakaran di lokasi sebelumnya di Jalan Pelita Barat seluas 1 hektare, dan di Jalan MT Haryono Barat seluas 30 meter X 40 meter, dan 30 meter X 20 meter. 

"Belum kami hitung secara rinci namun yang jelas sudah 1 hektare lebih," kata Rihel. 

Rihel mengimbau agar masyarakat atau pun perusahaan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Hal ini dapat berakibat fatal, karena berpotensi mengakibatkan bencana asap seperti beberapa tahun lalu. 

--page

"Jangan sampai bencana asap seperti tahun 2015 lalu terulang. Tidak hanya berdampak pada kualitas udara, namun juga sektor lainnya seperti kesehatan, ekonomi , transportasi, dan lainnya. Apalagi kita masih dalam situasi pandemi," imbau Rihel. 

Kebakaran lahan yang terjadi di Sampit ini terjadi karena rendahnya tingkat curah hujan dalam beberapa hari belakangan. Selain itu adanya oknum yang memanfaatkan kondisi ini untuk membuka lahan dengan cara dibakar karena alasan menekan biaya pembukaan lahan. (USAY NOR RAHMAD/B-7)