KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Curah hujan di Kabupaten Katingan sejak beberapa hari terakhir kembali meninggi. Padahal sebelumnya di sejumlah wilayah termasuk Kota Kasongan sempat terjadi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla karena cuaca panas dan jarang diguyur hujan.

Bahkan Jumat, 11 Februari 2022 sore sejumlah wilayah di Bumi Penyang Hinje Simpei ini diguyur hujan cukup lebat. Di Kota Kasongan misalnya, hujan lebat mulai mengguyur sekitar pukul 16.20 WIB.

Hingga pukul 18.00 WIB, hujan lebat disertai angin kencang masih terjadi di beberapa wilayah di Katingan.

Dari informasi yang diperoleh, selain wilayah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir, hujan lebat juga mengguyur di beberapa kecamatan lain, seperti Tasik Payawan, Tewang Sanggalang Garing, Pulau Malan dan Kecamatan Katingan Tengah.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah warga Kasongan terutama yang bermukim di bantaran Sungai Katingan mulai khawatir. Pasalnya sejak beberapa hari ini debit air Sungai Katingan terus meningkat.

"Khawatirnya kalau kembali terjadi banjir seperti pada 2021. Sebab tahun kemarin banjir akibat luapan Sungai Katingan menyebabkan rumah kami tiga kali terendam air, makanya kalau melihat hujan yang lebat ini kami tidak tenang," kata Amat, warga Kelurahan Kasongan Lama yang tinggal di bantaran Sungai Katingan.

Dari catatan borneonews.co.id, selama 2021 lalu wilayah Kabupaten Katingan dilanda banjir sedikitnya tiga kali, yakni dari bulan September, Oktober dan November 2021. 

Banjir tersebut akibat curah hujan tinggi atau ekstrim sehingga mengakibatkan ribuan rumah di beberapa wilayah kecamatan terendam. (ABDUL GOFUR/B-11)