SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jasad seorang anak berumur 15 tahun, yang menjadi korban tenggelam di Sungai Mentaya, Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian. 

"Korban ditemukan di tengah Sungai Mentaya, sekitar wilayah Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan," ujar Camat Mentaya Hilir Utara Muslih, Minggu, 24 Februari 2022. 

Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan tewas mengapung. Jasad pertama kali terlihat oleh saudara korban, yang saat itu ikut di speedboat tim pencarian, sekitar pukul 07.30 WIB. 

Sehingga, tim langsung melakujan evakuasi dan membawa jenazah ke rumah keluarganya menggunakan mobil ambulan. Korban sendiri dimakamkan pada hari ini juga. 

"Setelah dievakuasi, korban dimakamkan oleh keluarganya," kata Muslih. 

--page

Korban tenggelam pada Jumat, 25 Februari 2022 sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu dirinya bersama seorang temannya mengendarai perahu tradisional ketinting. 

Namun pada saat itu, mesin mati di tengah Sungai Mentaya. Keduanya memutuskan untuk berenang ke tepi sungai. Namun nahas, korban malah tenggelam. Sedangkan temannya tersebut berhasil selamat, walaupun sempat pinsan. 

Pencarian korban tenggelam tersebut melibatkan pihak Kecamatan MHU, Basarnas, BPBD, Ditpolair, PMI dan juga masyarakat. 

"Kami sangat berterimakasih kepada tim pencarian, karena sudah dapat menemukan korban tenggelam," terang Muslih. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)