SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, Minggu, 6 Maret 2022. Wilayah Kotawaringin Timur, sebagian besar berpotensi terjadi hujan deras disertai petir dan angin kencang. 

"Masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang," ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya. 

Masyarakat diimbau waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Apalagi saat terjadi hujan deras disertai angin karena berpotensi menimbulkan kecelakaan seperti pohon tumbang. 

Kondisi cuaca seperti ini berpotensi terjadi di kecamatan Kotim wilayah Selatan seperti Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Teluk Sampit dan dapat meluas hingga kecamatan; Antang Kalang, Bukit Santuai, dan Telaga Antang 

Untuk diketahui beberapa hari terakhir kondisi cuaca lumayan ekstrem. Terutama di wilayah Kita Sampit. Hujan deras dan angin kencang kerap merobohkan pohon. Kondisi ini cukup berbahaya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah saat cuaca ektrem. 

"Dalam sehari kami Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kemarin, menangani tiga laporan pohon tumbang. Yakni di Jalan S Parman, Jalan Hasan Mansyur dan Perumahan Wengga Metropolitan, bahkan ada pohon yang menimpa rumah warga," ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Disdamkarmat Kotim, Hery Wahyudi. (USAY NOR RAHMAD/B-6)