BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui data rilisnya mengungkapkan, ada beberapa komoditas utama ekspor Kalteng selama bulan Januari 2022 lalu.
Komoditas utama ekspor Kalteng tersebut di antaranya, batu bara dan lignit yang masuk pada kelompok bahan bakar mineral, bijih zirconium, bauksit, bijih seng, dan bijih timbal pada kelompok bijih logam, kerak dan abu logam,
"Ada juga RPO dan fraksi cairnya yang masuk dalam kelompok lemak dan minyak hewani nabati, karet pada kelompok karet dan barang dari karet, kayu dan kayu lapis pada kelompok kayu dan barang dari kayu, garam, belerang, kapur serta perabot rumah tangga," sebutnya, Senin, 7 Maret 2022.
Dia melanjutkan, apabila dibanding dengan bulan sebelumnya, nilai ekspor untuk hampir semua golongan barang, kecuali kelompok lemak dan minyak hewani/nabati dan kelompok karet dan barang dari karet terjadi penurunan.
Ekspor bijih logam, kerak dan abu logam mengalami penurunan terbesar yaitu sebesar US$ 31,74 juta atau 61,98 persen. Sedangkan untuk peningkatan nilai ekspor terbesar terjadi pada kelompok lemak dan minyak hewani/nabati senilai US$3,51 juta atau 8,50 persen.
--page
Jika dibanding dengan kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya, pada Januari 2022 hampir semua golongan barang mengalami kenaikan nilai ekspor, kecuali kelompok bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati, ampas dan sisa industri makanan, serta beberapa komoditas yang tergolong dalam golongan barang lainnya.
Komoditas bijih, kerak, dan abu logam mengalami kenaikan terbesar yakni senilai US$ 12,51 juta atau 179,74 persen, diikuti oleh kelompok kayu dan barang dari kayu sebesar 46,46 persen. Sementara untuk komoditas yang termasuk dalam kelompok bahan bakar mineral mengalami penurunan terbesar senilai US$ 59,07 juta atau 38,27 persen.
Selanjutnya, berdasarkan volume, selama bulan Januari 2022 kelompok bahan bakar mineral merupakan kelompok utama ekspor Kalteng yaitu sebanyak 590,45 ribu ton, diikuti oleh kelompok lemak dan minyak nabati/hewani 305,44 ribu ton, kelompok bijih, kerak, dan abu logam 96,33 ribu ton, kelompok karet dan barang dari karet 35,50 ribu ton dan kelompok barang lainnya 11,33 ribu ton.
Akan tetapi jika banding dengan bulan sebelumnya yaitu Desember 2021, total volume ekspor Kalteng pada Januari 2022 mengalami penurunan sebesar 6,73 persen, dari 2,40 juta ton menjadi 1,04 juta ton. (DONNY D/B-7)









