BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rilis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang digelar di Polsek Arut Selatan (Arsel) Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP Bayu Wicaksono, Jumat, 11 Maret 2022 menyebutkan bahwa 3 dari 4 motor yang menjadi sasaran para pelaku curanmor tersebut, busa diambil pelaku dengan sangat mudah.
Karena, menurut Kapolres, berdasarkan pengakuan pelaku, mereka dengan mudah mengambil motor tersebut lantaran kunci kontaknya masih terpasang di motor.
"Hanya 1 motor yang dicuri para pelaku menggunakan kunci T. Sehingga faktor kelalaian pemilik kendaraan tersebut, mempermudah para pelaku melancarkan aksinya," jelas Kapolres.
Untuk itulah, menurut Kapolres, diperlukan kewaspadaan para pemilik kendaraan agar tidak meninggalkan kendaraan yang di parkir di suatu tempat agar tidak menjadi korban para pelaku kejahatan.
"Meskipun berbagai cara bisa digunakan para pelaku kejahatan untuk mencuri kendaraan, namun setidaknya dengan mengunci setang dan tidak meninggalkan kunci kontak para kendaraannya akan mempersulit upaya pelaku kejahatan untuk mencuri kendaran tersebut. Harapannya aksi mereka bisa digagalkan karena mengalami kesulitan mencurinya," jelas Kapolres.
--page
Selain itu, lanjut Kapolres, mencegah terjadinya tindak pidana pencurian yang biasanya marak jelang bulan puasa, pihaknya juga lebih meningkatkan upaya preemtif dan preventif.
"Upaya preemtif berbentuk sosialisasi, imbauan di medsos agar lebih waspada mengamankan barang milik individu, serta upaya preventif dengan mengencarkan patroli. Tujuannya bukan hanya mencegah terjadinya curanmor saja. Namun secara luas untuk mencegah terjadinya tindak pidana lainya," jelas Kapolres. (WAHYU KRIDA/B-5)









