BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jelang memasuki bulan suci Ramadan, stok beras dan gula serta bahan pangan lainnya di gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Drive Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, dipastikan aman.
Kepala Bulog Sub Drive Pangkalan Bun Joko Prasetyo Afrizal mengatakan, untuk stok beras di dalam gudang ada 450 ton dan dalam perjalanan sebanyak 160 ton, sementara untuk stok gula ada 15 ton.
"Untuk stok beras dalam gudang kami, jelang Ramadhan dan sampai Idul Fitri aman. Bahkan stok beras bisa mencukupi 4 bulan kedepan, begitu dengan ketersediaan gula pasir," Kata Joko Prasetyo Afrizal, pada Rabu, 16 Maret 2022.
Joko juga menjelaskan, selain beras, gula dan minyak goreng, ketersediaan akan daging beku pun aman. Pihaknya menyediakan 6,7 ton jenis daging kerbau, mengingat saat jelang Ramadan biasanya permintaan cukup tinggi.
"Daging kerbau beku ini banyak diminati, hal itu terbukti di tahun lalu, pada bulan Ramadhan dan Idul fitri, terjual daging beku mencapai 11 ton. Kemudian untuk harganya juga lebih terjangkau, yaitu Rp 80 ribu per kg," ungkapnya.
--page
Kemudian, pihaknya juga telah menyiapkan minyak gorengsejak awal bulan Maret, untuk mengatasi kelangkaan Minyak Goreng di masyarakat, dengan membeli dari 2 pabrik minyak goreng yang ada di Kobar.
Joko menambahkan juga, total stok minyak goreng, untuk merk Fortune sebanyak 3.600 liter dan minyak goreng yang dari CBI sebanyak 15 ribu liter, dengan total semuanya 18.600 liter. Yang di jual dengan harga Rp 13.500/liter.
"Setap hari kami melayani pembelian minyak goreng dah memang kami batasi pembeliannya 2 liter per transaksi," ungkapnya. (DANANG/B-5)









