BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kebun sawit milik PT. BJAP 2 di Desa Kerabu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), disatroni maling yang mencuri ratusan janjang TBS.
Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Arut Utara, Ipda Agung Sugiharto mengatakan, pencurian terjadi pada Jumat, 18 Maret 2022 di areal perkebunan Blok Juliet 117 afdeling 18 kebun 6 estate 3 PT BJAP 2.
"Dari peristiwa pencurian tandan buah sawit tersebut, ada 3 pelaku yang kita amankan," kata Agung Sugiharto, pada Minggu, 20 Maret 2022.
Kronologiasnya sekitar pukul 15.20 WIB, sekuriti PT. BJAP 2 meningai di lokasi kejadian dan melihat 3 orang berinisial MLS, RA dan D sedang mengangkut buah kelapa sawit dengan cara dipikul dan dilangsir ke lahan milik masyarakat.
Usai melihat kejadian itu, saksi mencari lokasi yang ada sinyal untuk menelpon petugas keamanan lainnya. Dan mereka bersama-sama bertemu di Blok Alfa 7 afd 18.
Setelah bertemu, mereka menuju ke TKP dan 3 pelaku sudah tidak ada. Akhirnya, mereka melakukan penyisiran dan menemukan buah kelapa sawit tersebut di lahan milik masyarakat yang ditutupi pelepah kelapa sawit.
"Keesokan harinya, pada Sabtu, 19 Maret 2022 sekitar pukul 08.00 WIB, sekuriti ini kembali melakukan pengintaian dan melihat sawit itu dinaikkan ke dalam bak mobil Suzuki Mega Carry," jelasnya.
--page
Setelah itu, mereka menangkap tiga pelaku beserta barang bukti berupa kelapa sawit sekitar 2.100 kilogram, 1 tojok, dan mobil. Atas kejadian tersebut, PT BJAP 2 mengalami kerugian materiil sebesar Rp. 8.209.000.
"Namun, saat penangkapan, 2 pelaku melarikan diri berinisial YG dan RK. Untuk keduanya kami tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO)," ungkapnya.
Sementara itu, tersangka D mengaku disuruh oleh YG untuk mengangkut buah kelapa sawit di kebun milik orang tua D.
Adapun tersangka MLS mengaku, pada saat mengambil buah kelapa sawit tersebut di kebun PT BJAP 2 bersama dengan YG dan RK. (DANANG/B-11)









