PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kasus pencatutan nama pejabat terjadi di Kabupaten Murung Raya (Mura). Kali ini nama Camat Murung Fitrianul Fahriman yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan pribadi.

Penipuan yang mencatut nama Camat Murung ini berkedok sumbangan amal yang mengincar para yayasan dengan dalih memberi bantuan palsu yang kemudian meminta kepada pengurus yayasan untuk melakukan transfer balik ke nomor rekening yang telah disediakan oleh penipu tersebut.

Modus pelaku, mengelabui korbannya dengan cara memberikan bantuan terlebih dahulu. Untuk meyakinkan mangsanya, pelaku mengirimkan bukti transfer dana bantuan atas nama Camat Murung yakni H Fitrianul Fahriman melalui pesan WhatsApp.

Biar korban lebih percaya, nomor telepon pelaku yang dipakai mengirim bukti transfer uang tersebut terpampang foto camat. Padahal dana bantuan tersebut tidak ada dan bukti transfer tersebut palsu.

Apalagi sasaran korban kebanyakan para pimpinan yayasan yang ada di Kota Puruk Cahu.

--page

Dikonfirmasi, Camat Murung Fitrianul Fahriman membenarkan kejadian tersebut dan merasa resah atas penipuan tersebut. Pasalnya sudah ada tiga yayasan yang telah dihubungi oleh penipu yakni Yayasan Al-Mu’minun, Yayasan Al-Ikhlas dan yang terakhir Yayasan Managaling.

Menurut Camat, kejadian ini sudah dilaporkan oleh pengurus Yayasan Al-Ikhlas kepada pihak kepolisian, karena dari tiga Yayasan tersebut Yayasan Al – Ikhlas yang sempat melakukan transaksi dengan penipu puluhan juta tanpa berkoordinasi dengan camat terlebih dahulu.

“Saya menghimbau kepada siapa saja, baik itu yayasan, organisasi dan juga lembaga untuk waspada apabila mendapat pesan atau chat yang menggunakan foto saya selaku Camat Murung. Lakukan koordinasi dengan saya terlebih dahulu atau staf saya yang bekerja di Kantor Kecamatan Murung,” tandas Camat. (Trs)