BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) memasang perangkap beruang madu yang muncul di permukiman masyarakat Desa Keruing, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan.
"Tim WRU SKW I Palangka Raya pada 22 Maret kemarin berangkat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan aparat dan warga. Tim bersama dengan warga memasang perangkap dengan menggunakan umpan durian dan madu," ucap kepala BKSDA Kalteng Nur Patria Kurniawan melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Palangka Raya, Junaedy Slamet Wibowo kepada Borneonews, Minggu, 27 Maret 2022
Junaedy menerangkan, pada awalnya call center Balai KSDA Kalteng mendapat laporan dari warga Desa Karuing, Kecamatan Kamipang, Katingan bahwa ada beruang madu yang berkeliaran di sekitar permukiman.
Beruang madu tersebut sudah merusak sarang madu kelulut budi daya masyarakat setempat dan hampir merusak dinding warung sembako warga.
Usai dilakukan pemasangan perangkap bersama dengan masyarakat, Tim WRU SKW I Palangka Raya pada 23 Maret 2022 memeriksa perangkap yang telah dipasang, namun belum membuahkan hasil.
--page
Menurutnya, berdasarkan informasi masyarakat dan pemantauan tim pada malam harinya, beruang tidak muncul di permukiman. Namun masyarakat menemukan jejak atau jalur beruang yang baru di belakang desa yang berbatasan langsung dengan pemukiman.
Tim WRU SKW I berpesan kepada warga agar melaporkan dan koordinasi kepada petugas Balai KSDA Kalteng terkait perkembangan situasi di lapangan.
"Perangkap sampai saat ini masih kita pasang. selama pemantauan beberapa hari beruang madu belum terlihat. kita juga imbau pada masyarakat jika ada melihat beruang madu lagi segera hubungi call center BKSDA Kalteng," tuturnya. (APRIANDO/B-7)









