PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melakukan evakuasi terhadap Satwa Bangau Tongtong (Leptoptilos javanicus) di Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak, Kapuas.

"Benar kami melakukan evakuasi, terhadap Bangau Tongtong, berawal dari laporan masyarakat di akun media sosial, beberapa hari yang lalu" kata kepala BKSDA Kalteng Nur Patria Kurniawan melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Palangka Raya, Junaedy Slamet Wibowo. Senin, 4 April 2022

Junaedy menerangkan setelah mendapatkan laporan Tim WRU SKW I Palangka Raya langsung menuju lokasi keberadaan satwa dilindungi tersebut di pondok pesantren Al Amin Desa Anjir Palambang Kecamatan Pulau Petak, Kapuas.

Pelapor yang merupakan pengurus pondok pesantren tersebut mendapat informasi dari seorang warga yang ingin menyerahkan Bangau Tongtong.

Satwa tersebut berjenis kelamin betina dan berumur sekitar 1 tahun. Bangau ini didapatkan di pohon randu dan dibawanya pulang.

Kondisi Bangau Tongtong dalam keadaan sehat dan jinak. Setelah satwa dilindungi ini dinyatakan siap dilepasliarkan, petugas melepasliarkan di wilayah Kelurahan Tangkiling yang merupakan penyangga kawasan konservasi TN Sebangau.

Sesaat setelah Bangau Tongtong dilepasliarkan, petugas melalukan pengamatan selama 1 jam. Terpantau Bangau Tongtong hilir mudik beraktivitas di sepanjang anak Sungai Rungan yang banyak ada berbagai jenis ikan sebagai makanannya.

--page

Sebelum dilepasliarkan Bangau Tongtong berada di kandang transit SKW I Palangka Raya beberapa hari untuk dilakukan perawatan.

"Sekarang sudah dilepasliarkan kembali ke habitatnya, Terima kasih kepada pelapor dan penemu bangau tongtong yang telah menyelamatkan satwa di sekitar kita," pungkasnya. (APRIANDO/B-6)