BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Berdasarkan peta sebaran titik panas dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Kotawaringin Timur saat ini wilayah Kabupaten Seruyan nihil titik panas atau hotspot.
Kepala BPBD Seruyan, Agung Sulistyono mengaku rutin memantau informasi cuaca dan hotspot melalui BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotawaringin Timur.
“Berdasarkan peta sebaran titik panas di wilayah Seruyan nihil dari hotspot," katanya, Rabu 6 April 2022.
Meski nihil dari titik panas, kesiapan sarana prasana dan kesiapsiagaan seluruh petugas tetap dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi apabila sewaktu waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Kami bersama seluruh stake holder selalu siap setiap saat bergerak untuk mengantisipasi dan melakukan penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya.
Termasuk kesiapan seluruh komponen masyarakat yang tergabung dalam kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mengantisipasi karhutla di wilayahnya.
--page
“Ada 57 kelompok Masyarakat Peduli Api yang telah terbentuk, semuanya sudah dilengkapi dengan peralatan, termasuk diberikan pelatihan menggunakan peralatan pemadam kebakaran," tukasnya. (FAHRUL/B-6)









