BORNEONEWS, Sampit - Titik panas kembali terdeteksi di Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini tak hanya Kotim, Kabupaten Seruyan juga bermunculan titik panas.
"1 Titik panas terdeteksi di Kotim dan Seruyan," ungkap Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Minggu, 24 April 2022.
Di Kotim, titik panas terdapat di Kecamatan Cempaga Hulu dan Kabupaten Seruyan terpantau di Kecamatan Seruyan Hilir.
Ditinjau dari analisa parameter cuaca BMKG, potensi terjadinya kemudahan kebakaran di Kalteng secara keseluruhan dikategorikan aman dari potensi kebakaran.
Berdasarkan prakiraan curah hujan pertumbuhan awan hujan dalam beberapa waktu ini menunjukan tidak ada potensi hujan. Sehingga khusus wilayah Kotim, rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
--page
"Citra satelit infra merah enhanced pukul 07.00 menunjukan tidak adanya awan hujan di seluruh Kotim," jelasnya.
Seperti diketahui dalam beberapa waktu ini meski ada hujan masih rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan di sejumlah wilayah di Kalteng.
Hal ini tak hanya disebabkan faktor alam, namun ada pula faktor kesengajaan. Ada saja oknum yang memanfaatkan minimnya curah hujan untuk membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi ini membuat rawan terjadi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan seperti tahun-tahun sebelumnya. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









