SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Titik panas diduga sebagai kebakaran lahan bermunculan di kabupaten: Kotawaringin Timur, Seruyan dan Katingan. 

"Terdapat 3 titik panas di Kotawaringin Timur, 1 titik panas di Seruyan, dan 6 titik panas di Katingan," ungkap Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin, 26 April 2022. 

Di Kotawaringin Timur, 1 titik panas di Kecamatan Teluk Sampit, dan 2 titik panas terdapat di Kecamatan Telaga Antang. 

"Sedangkan di Kabupaten Seruyan terdapat di Kecamatan Seruyan Tengah," katanya. 

Sementara di Kabupaten Katingan, titik panas terdapat 2 titik panas di Kecamatan Katingan Hilir dan 4 titik panas di Kecamatan Pulau Malam. 

--page

Ditinjau dari analisa parameter cuaca BMKG, potensi terjadinya kemudahan kebakaran di Kalteng secara keseluruhan dikategorikan masih aman dari potensi kebakaran.

Berdasarkan prakiraan curah hujan  pertumbuhan awan hujan dalam beberapa waktu ini menunjukan tidak ada potensi hujan. Sehingga khusus wilayah Kotim, dapat terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Dalam beberapa waktu ini meski ada hujan masih rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan di sejumlah wilayah di Kalteng.

Hal ini tak hanya disebabkan faktor alam, namun ada pula faktor kesengajaan. Ada saja oknum yang memanfaatkan minimnya curah hujan untuk membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi ini membuat rawan terjadi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan seperti tahun-tahun sebelumnya. (USAY NOR RAHMAD/B-5)