SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit  - Meski ada terjadi hujan deras sehari terakhir, potensi kebakaran lahan dan hutan di Kotawaringin Timur masih ada. Buktinya, kembali terdeteksi 2 titik panas di wilayah itu tepatnya di Kecamatan Telaga Antang. 

"Terdeteksi 2 titik panas di Kecamatan Telaga Antang,"  jelas Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Rabu, 27 April 2022.

Berdasarkan data akumulasi titik panas pada Selasa, 26 April 2022, di Kotawaringin Timur terdapat 2 titik panas diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan yakni di Kecamatan Telaga Antang.

"Sedangkan di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Katingan nihil," tambahnya.

Sementara berdasarkan Citra satelit Himawari Infra Red Enhanced pukul 07.00 menunjukkan terdapat pertumbuhan awan signifikan di wilayah Kotawaringin Timur. Khususnya di Kecamatan Mentaya Hulu. 

--page

"Kalau ditinjau dari analisa parameter cuaca di Kalimantan Tengah pada 27 April 2022 ada sejumlah wilayah Kotim yang berstatus aman dari potensi kebakaran," katanya. 

Adapun perkiraan curah hujan dalam 24 jam ke depan berdasarkan Weather Research Forecasting Data Assimilation berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di wilayah Kotim. (USAY NOR RAHMAD/B-5)