BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprediksi puncak awal musim kemarau tahun 2022 di Kabupaten Barito Timur akan dimulai pada pertengahan hingga akhir bulan Juni.
"Untuk Barito Timur awal musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Juni 2022, puncak musim kemarau merata di bulan Agustus 2022," ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Sanggu Kabupaten Barito Selatan, Nur Setiawan kepada Borneonews, Rabu, 11 Mei 2022.
Dia menambahkan, secara keseluruhan kemarau di Provinsi Kalimantan Tengah dimulai pada bulan Mei hingga Agustus.
Walau kemarau tahun ini berada pada kondisi normal, namun Nur Setiawan tetap meminta masyarakat Barito Timur tetap mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada puncak musim kemarau.
"Hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Kalteng masih rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, apalagi kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dari 2020," paparnya.
--page
Meski demikian, sambung dia, hujan masih berpotensi terjadi satu atau dua kali dalam seminggu selama musim kemarau.
"Masih berpotensi hujan, karena indeks nino 3-4 dalam kategori normal sehingga masih berpotensi adanya hujan di musim kemarau," jelas Nur Setiawan. (BOLE MALO/B-7)









