BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski pada Mei ini diprediksi sudah masuk musim kemarau, namun keadaan cuaca masih tidak menentu sebab, hingga kini masih terjadi hujan dan beberapa wilayah di Kalteng terjadi banjir.
Mengingat, hujan dengan intensistas tinggi masih terjadi Legislator Kalteng, Sugiyarto mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan juga angin kencang.
"Saat cuaca ekstrem masyarakat harus selalu waspada dan ketika berpergian juga selalu hati-hati terhadap intensitas hujan yang tinggi dan juga kilat yang bisa membahayakan," ujarnya, Jumat, 27 Mei 2022.
Selain itu dampak dari cuaca ekstrim atau itensitas hujan tinggi ini juga dapat mengakibatkan terjadinya bencana banjir dari luapan sungai maupun genangan saluran drainase yang tidak optimal.
Oleh karenanya masyarakat diminta terutama yang berada di pinggiran DAS jangan sampai lengah dan jika situasi tidak memungkinkan supaya segera mengungsi, serta masyarakat juga agar selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan khususnya diselokan atau drainase.
"Karena banjir terjadi tidak hanya dari luapan sungai saja, tapi dari saluran drainase yang tidak optimal juga bisa mengakibatkan banjir. Jadi, masyarakat agar patuh dan jangan membuang sampah sembarangan," ucapnya.
--page
Di sisi lain dampak dari cuaca ekstrim ini sangat berpengaruh terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Ia juga mengimbau kepada pemda melalui dinas atau badan terkait supaya dapat mengantisipasi hal itu sejak dini.
"Baik itu melalui sosialisasi, edukasi maupun hal-hal yang bisa membuat masyarakat selalu waspada. Karena bencana itu kita tidak tahu kapan akan terjadi, sebab dengan cuaca yang tidak menentu sewaktu-waktu bisa saja itu terjadi," pungkasnya. (DONNY D/B-11)









